Home / Tutorial / Pengenalan Pasar Modal (Bag 1) : Mengenal Investasi di Pasar Modal

Pengenalan Pasar Modal (Bag 1) : Mengenal Investasi di Pasar Modal

Pengenalan Pasar Modal (Bag 1) : Mengenal Investasi di Pasar Modal

Seri  Pengenalan Pasar Modal ini terbagi ke dalam 10 tulisan, yaitu :

  1. Mengenal Investasi di Pasar Modal
  2. Panduan Pemodal Seri I : INVESTASI DI PASAR
  3. Pasar Modal atau Bursa
  4. Mekanisme Pasar Modal
  5. Produk-produk financial market Indonesia
  6. Kelembagaan Institusi Terkait di Pasar Modal atau Bursa
  7. Proses dan Aktivitas Perdagangan di Bursa Efek Jakarta
  8. Keuntungan dan kerugian berinvestasi di Pasar Modal
  9. Sumber Informasi Keuangan yang beredar dan berguna untuk Investor:
  10. Perangkat Hukum Peraturan Pasar Modal:

Untuk memulai berinvestasi kita harus mengenal beberapa istilah dasar seperti:

  • Apa itu Investasi ?
  • Siapa Pelakunya ?
  • Apa produk-produknya ?
  • Dimana dapat bertransaksi?
  • Bagaimana Proses dan mekanismenya ?
  • Apa keuntungan dan kerugian yang dapat diperoleh?
  • Bagaimana Mendapatkan Sumber Informasi Pasar Modal?

Bag 1 : Mengenal Investasi di Pasar Modal

INVESTASI

Dalam Tulisan Pengenalan Pasar Modal (Bag 1) : Mengenal Investasi di Pasar Modal ini, pertama kita akan bahas mengenai Investasi. Investasi merupakan suatu bentuk penundaan konsumsi dari masa sekarang untuk masa yang akan datang, yang didalamnya terkandung resiko ketidak pastian.

Untuk itu dibutuhkan suatu kompensasi atas penundaan tersebut yang biasa dikenal dengan istilah keuntungan dari investasi atau gain.
Secara umum Investasi dapat dikategorikan dalam dua Group besar,

  • Real Investment, investasi dalam bentuk nyata seperti investasi dalam bentuk properti, investasi komersial, dll.
  • Financial Investment, investasi terhadap produk-produk keuangan seperti investasi dalam bentuk tetap antara lain, deposito dan obligasi ataupun dalam bentuk yang tidak tetap seperti investasi saham atau sejenisnya.

Ketertarikan orang dalam berinvestasi tergantung dari dana dan skill yang dimiliki, dalam kesempatan ini kita memfokuskan pada investasi secara tidak langsung atau Financial Investment.

INVESTOR

Investor adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau panjang.

Dalam praktek investasi keuangan dikenal beberapa jenis investor:

  • Hedger, Melakukan investasi biasanya untuk tujuan menjaga aset riil yang dimilikinya.
  • Spekulator, Melakukan investasi untuk tujuan spekulasi atas pergerakan harga yang terjadi, biasanya untuk jangka pendek atau bahkan one day trading.
  • Arbitrage, melakukan investasi berdasarkan selisih perhitungan yang terjadi atau dapat timbul karena adanya perbedaan tempat, waktu dan kebijakan. Umumnya pada saham atau surat berharga lainnya yang dicatatkan lebih dari satu pasar modal, umum dikenal dengan istilah Dual Listing.

Berdasarkan sifatnya Investor juga dapat dikategorikan dalam tiga tingkatan

  • Risk Averse, Takut akan resiko, investor dengan sifat demikian akan memilih investasi berdasarkan tingkat resiko yang rendah walaupun terkadang dengan konsekuensi keuntungan yang kecil.
  • Risk medium, Proporsional melihat resiko, model sifat demikian akan melakukan investasi dengan resiko sedang dan harapan mendapatkan keuntungan tertentu.
  • Risk Taker, Berani mengambil resiko, model ini lebih memilih investasi dengan estimasi keuntungan yang tinggi dengan tidak terlalu memperdulikan konsekuensi resiko yang tinggi juga.

Ketiganya mempunyai karakteristik dan penilaian yang unik untuk menilai suatu investasi. Pola sifat investor itu terbentuk karena adanya suatu konsep umum dimana kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang besar tanpa resiko yang besar, jadi semakin besar resiko akan memberikan kemungkinan hasil yang besar juga. Disini investor di bebaskan untuk memilih jenis kemungkinan hasil dan resiko berdasarkan keinginan dan kemampuannya berinvestasi.

Investasi Alternatif

Secara umum banyak orang berpikir dengan pola Risk Averse. Sehingga tidak heran pilihan pertama seseorang ingin melakukan investasi adalah deposito atau fixed rate return.

Namun hal demikian kurang memuaskan kebutuhan sebagian pihak, dimana saat ini tingkat suku bunga deposito dinilai terlalu rendah, tidak sebanding sebagai bentuk konpensasi investasi lagi.

Hal ini mendorong sebagian pihak untuk melirik Pasar modal sebagai bentuk investasi alternatif yang relatif memberikan harapan keuntungan dan resiko yang lebih menantang sesuai dengan pilihannya.

Efek atau Surat Berharga

Beberapa product investasi dikenal dengan istilah efek atau surat berharga. Dimana definisi Efek adalah sebagai suatu instrumen bentuk kepemilikan yang dapat dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham atau obligasi, bukti hutang (Promisory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksadana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), dan Warrant untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang dapat diperjual belikan.

Sebelum masuk dalam pengertian apa produk investasi keuangan tersebut ada baiknya kita liat lebih dahulu tempat dimana produk itu diperdagangkan yang dikenal dengan istilah Pasar Modal.

Selanjutnya : Panduan Pemodal Seri I : INVESTASI DI PASAR

About news editoria

Foto wajah Jean Paul Sartre ini hanyalah samaran belaka.

Check Also

Sulitnya Bergantung Pada Perkiraan Pasar

Khawatir Tentang Berinvestasi Untuk Masa Depan? Anda Bisa Mendengarkan High Profile Market Forecaster dan Terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *